089693365036 info@man3pontianak.sch.id

PERINGATI HARI ANAK NASIONAL, SISWA MAN 3 PONTIANAK TANAM POHON

Oleh

admin

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2025, MAN 3 Pontianak menggelar kegiatan penanaman pohon yang melibatkan seluruh siswa dan wali kelas. Kegiatan ini berlangsung di halaman belakang madrasah yang masih memiliki lahan terbuka dan potensial untuk penghijauan. Dengan penuh semangat, lebih dari 300 siswa turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, yang dimulai sejak pukul 07.00 hingga 08.30 pagi.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen MAN 3 Pontianak dalam menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan hidup kepada para siswanya. Tak hanya sebagai peringatan simbolik, penanaman pohon ini juga merupakan langkah nyata dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan memperkuat kesadaran siswa akan pentingnya lingkungan hijau di tengah kota.

Kepala MAN 3 Pontianak, Haral, S.Ag., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh siswa dan guru atas partisipasinya. “Hari Anak Nasional adalah momentum yang tepat untuk mengajak generasi muda menanamkan cinta lingkungan sejak dini. Menanam pohon adalah tindakan kecil, tapi berdampak besar di masa depan,” ujar Haral di hadapan para peserta kegiatan.

Lebih lanjut, Haral berharap kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi bisa menjadi budaya sekolah yang terus menerus dijaga. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara siswa, guru, dan seluruh warga madrasah untuk menjaga dan merawat lingkungan sekolah agar tetap asri dan hijau.

Waka Kesiswaan MAN 3 Pontianak, Uray Fadli, yang turut hadir dan mendampingi jalannya kegiatan menyebut bahwa penanaman pohon ini merupakan bagian dari pendidikan karakter siswa. “Kegiatan ini kami desain agar siswa bisa belajar langsung tentang tanggung jawab terhadap lingkungan. Tidak hanya menanam, tetapi juga nanti akan ada jadwal piket untuk merawat pohon yang telah ditanam,” ungkapnya.

Bibit-bibit pohon yang ditanam merupakan hasil kontribusi para siswa dari rumah masing-masing. Ada yang membawa bibit pohon mangga, jambu, ketapang kencana, hingga pohon tabebuya. Selain itu, beberapa siswa juga dengan sukarela membawa tanah bakar dan pupuk untuk mendukung pertumbuhan pohon yang ditanam.

Salah satu siswa, Firza, yang juga merupakan Duta Penghijauan MAN 3 Pontianak, mengungkapkan rasa bangganya bisa menjadi bagian dari kegiatan ini. “Saya merasa senang bisa berkontribusi langsung menanam pohon di madrasah. Semoga apa yang kami tanam hari ini bisa tumbuh besar dan memberi manfaat bagi lingkungan serta generasi mendatang,” ujarnya.

Keceriaan terpancar dari wajah para siswa yang saling bekerja sama menggali tanah, menanam bibit, dan menyiram tanaman dengan air yang telah disiapkan. Beberapa siswa bahkan mengabadikan momen ini dengan berswafoto bersama pohon yang mereka tanam, sambil memberi nama pada batang pohon sebagai bentuk kepemilikan dan tanggung jawab.

Wali kelas juga tampak antusias mendampingi anak didiknya selama kegiatan berlangsung. Mereka tak segan turun tangan membantu proses penanaman dan memberikan arahan agar teknik menanam dilakukan dengan benar. Dukungan dari para guru inilah yang membuat suasana kegiatan terasa hangat dan penuh makna.

Kegiatan ini tidak hanya berdampak pada lingkungan sekolah, tetapi juga membentuk karakter positif siswa seperti kerja sama, kepedulian, dan rasa memiliki terhadap lingkungan sekitar. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Pontianak untuk turut serta melakukan gerakan penghijauan di lingkungan pendidikan masing-masing.

Setelah seluruh bibit pohon selesai ditanam, kegiatan diakhiri dengan doa bersama agar pohon-pohon yang ditanam tumbuh subur dan menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat. Doa tersebut dipimpin oleh salah satu guru pendidikan agama Islam dengan khidmat, dan disambut dengan suasana penuh haru dan harapan.

Dengan kegiatan ini, MAN 3 Pontianak telah membuktikan bahwa memperingati Hari Anak Nasional tidak harus dengan kegiatan seremonial belaka. Melalui penanaman pohon, anak-anak diajak untuk berpikir jauh ke depan, memupuk rasa tanggung jawab, dan menumbuhkan kepedulian terhadap bumi yang menjadi rumah bersama.

Popular Post

Leave a Comment